KKN UGR, Gandeng Komunitas Berugak Lombok Rintis Bale Pintar Di Desa Dara Kunci

Sejalan dengan visi misi pemerintah desa Dara Kunci Kecamatan Sambelia Lotim yang memprioritaskan bidang pendidikan sebagai upaya bangkit dari keterpurukan.
Kelompok KKN Universitas Gunung Rinjani angkatan XX menunjukkan kontribusi nyata kepada masyarakat setempat dengan membentuk ruang belajar di luar sekolah bertajuk ” Bale Pintar “.
Wahana literasi tersebut dihajatkan dapat menjadi sarana kongkrit untuk menambah khazanah keilmuan terutama bagi anak-anak sekolah pun kaum milenial dalam menggenjot minat baca sebagai bekal meningkatkan prestasi dan membangun optimisme menyongsong masa depan.
Inisiasi Bale pintar, merujuk pada Al-qur’an yang pertama kalinya memerintahkan Rasul untuk membaca sebagai tonggak berkehidupan membangun peradaban. Dengan ini kami mulai mencoba berbuat membuka jendela perubahan di tempat pengabdian, ” kata Rudi Anggara Riantara selaku koordinator kegiatan yang terselenggara di Paud Al As’ad, selasa ( 20 / 19 ) lalu.
Sekretaris Desa Dara Kunci Samsul Arifin, SPd dalam sambutannya memberikan apresiasi penuh kepada rekan-rekan mahasiswa. Menurutnya, ini salah satu langkah inovatif apalagi anak-anak butuh pihak yang bisa merangkul mereka mengembangkan kreatifitas dan imajinasi terlebih dalam menormalkan kembali mental dan rasa trauma pasca gempa yang masih sulit terhapus, mengingat desa Dara Kunci termasuk salah satu kawasan terparah.
” Mewakili pemdes, kami tentu harus responsif, memanfaatkan anggaran yang ada baik dari pusat maupun serapan PADes, kedepan sebuah perpustakaan desa akan dibangun, gebrakan ini diharapkan jadi bagian upaya kami tampil beda dan berdaya saing dengan desa-desa lainnya selain pengembangan potensi wisata yang juga akan digiatkan nantinya, ” jawab Sekdes mensikapi.
Tanggapan positif juga datang dari sosok inspiratif muda Supiandi S.E, M. EC Dev penggagas Komunitas Berugak Lombok. Hadir sebagai undangan, ucapan syukur dan bangga turut dilontarkan karena bisa menjadi bagian penting yang mengiringi awal kebangkitan sekaligus kemajuan bagi pemerintah desa serta segenap masyarakat Dara Kunci.
Peserta kegiatan launching Bale Pintar di Desa Dara Kunci Sambelia Lombok Timur.
Dihadapan semua peserta kegiatan, Supiandi mengungkapkan pentingnya kesadaran mewujudkan perubahan melalui adaptasi, inovasi, dan kreasi mengikuti perkembangan zaman yang berotasi begitu cepat.
Ia mengulas, sekilas pengalaman sesuai peran dan fungsi sebagai pendamping. Dimana, tuturnya, salah satu Desa di Jawa yang pernah dibantu sukses menghasilkan PADes sampai 15 milyar per tahun dari pendapatan sebelumnya yang hanya berkisar 14 jutaan saja atas pengelolaan desa wisata dan kini tumbuh jadi percontohan nasional.
” Berugak Lombok ingin berdedikasi sebagai solusi berbagi manfaat kepada siapapun dimanapun yang membutuhkan, mendayagunakan segala kemampuan dan jaringan kerjasama. Dengan memberikan pelatihan-pelatihan, baik dibidang pendidikan, ekonomi, wirausaha, pariwisata, kesehatan sampai pengembangan tehnologi digital berorientasi serba online, ” Paparnya.
Pada kesempatan itu, dikabarkan,  Berugak Lombok juga memposisikan diri sebagai perpanjang tanganan pemerintah untuk menebar informasi. Khusus bidang pendidikan, saat ini tengah digencarkan pembangunan Sumber Daya Manusia yang intens. Tersedia beasiswa sekolah sampai ke luar negeri oleh pemprov dan kementrian yang siap mengakomodir setiap warga masyarakat tak terkecuali kepada penduduk desa. Sehingga diharapkan peluang-peluang besar yang ada dapat diberdayakan sebaik mungkin.
Menunjukkan komitmen, Berugak Lombok bertekad menjalin sinergi secara berkelanjutan agar tidak sebatas wacana atau isapan jempol belaka. Aktualisasinya, sejumlah koleksi buku bacaan langsung diserahkan menyusul tambahan suplai lagi yang dikirim dari jakarta.
Sementara Lalu Kamzun pembina TPQ AL As’ad merasa senang bisa jadi objek  sentral program Bale Pintar. Diakui, pihaknya baru pertama kali mendapat sentuhan program semacam ini sejak berdiri 10 tahun lamanya.
” Inilah yang kita butuhkan, anak-anak jadi punya aktifitas baru, mengkontrol mereka dengan hal-hal positif, mengurangi kelalaian menghabiskan waktu untuk bermain, ” tandasnya.

Komentar Anda

Situs web ini menggunakan cookie dan meminta data pribadi Anda untuk meningkatkan pengalaman menjelajah Anda